Jumat, 19 Juli 2019

SOLID BERJANGKA | Kamu Sedang Hamil

SOLID BERJANGKA - Cara Unik Memberi Tahu Si Kecil Bahwa Kamu Sedang Hamil


SOLID BERJANGKA JAKARTA - Apabila Kamu mengalami kesulitan, Kamu bisa meminta bantuan anggota keluarga lain. Terutama suami. Ketika kandungan Kamu mulai membesar, Kamu tentu akan mudah merasa lelah dan pada beberapa kasus, jadi mudah marah.

Oleh sebab itu, penting untuk memberikan penjelasan kepadanya bahwa mengandung dapat membuat Kamu merasa lelah dan hal yang sama juga terjadi sewaktu Kamu hamil si kecil dulu. Dengan adanya bantuan dari anggota keluarga lain, Kamu jadi tidak perlu menanggung semua pertanyaannya seorang diri. Coba bayangkan kalau Kamu sedang moody, tapi terus dibombardir oleh pertanyaan si kecil. Kalau kesabaran Kamu tidak cukup besar, bisa-bisa ia justru kena omelan dibandingkan menerima jawaban.

Saat Kamu melihat dua garis di alat tes kehamilan, Kamu pasti tidak sabar untuk segera memberi tahu ‘si kakak’ mengenai kehamilan kedua Kamu. Jika Kamu berdua memang sedang menanti kehamilan anak kedua, Kamu dan suami pasti bahagia luar biasa. Namun, pernahkah Kamu berpikir bagaimana perasaan anak Kamu yang akan segera memiliki adik? Bagaimana cara memberitahunya bahwa Kamu hamil? Lantas, kapan waktu yang tepat untuk memberitahu kehamilan Kamu? Untuk menjawab pertanyaan Kamu, terus baca artikel ini.

Bagaimana cara memberi tahu si kecil bahwa Kamu sedang hamil?

Reaksi si kecil bisa berbeda-beda saat Kamu memberitahu bahwa Kamu sedang hamil, hal ini tergantung pada usia dan temperamen atau perangai anak. Saat Kamu segera memberi tahu si kecil bahwa Kamu sedang hamil, kemungkinan besar calon kakak ini tidak akan mengerti sampai dia sendiri melihat adik bayi lahir atau saat melihat perut Kamu sudah mulai membesar.

Ada banyak cara mudah untuk mengatakan kepada si kecil yang sudah berusia 2 tahun bahwa ia akan menjadi seorang kakak. Sebaiknya lakukan secara bertahap. Berikan waktu kepada si kecil untuk membiasakan diri dan memproses informasi yang baru diterimanya ini. Nah, ada beberapa cara berikut ini yang mungkin bisa Kamu coba.

1. Tanyakan pada si kecil apakah ia ingin punya adik
Sebagai langkah awal, coba tanyakan kepada si kecil apakah ia menginginkan seorang adik atau tidak. Momen paling pas untuk menanyakan kepadanya adalah sewaktu Kamu membacakan dongeng untuknya. Kamu bisa memilih dongeng yang bercerita tentang keluarga, kemudian di sela-sela cerita Kamu bisa tanyakan, “Kamu mau punya adik juga nggak, sayang?” Atau coba pancing reaksinya dengan pertanyaan “Kalau mama kasih adik buat kamu, kamu mau nggak, Nak?”

2. Tunjukkan lewat gambar
Setelah perut mulai membesar, Kamu bisa mulai menunjukkan gambar-gambar seputar kehamilan. Kamu bisa mulai dengan menggunakan gambar hewan. Salah satu jenis hewan yang mudah dijadikan contoh adalah kangguru. Jadi, Kamu bisa mengatakan pada si kecil, “Lihat deh, Kak. Perut ibu kanggurunya besar seperti punya mama. Di sini (sambil menunjuk perut) juga ada isinya, lho. Sebentar lagi kamu jadi kakak.”

3. Mencoba merasakan kehadiran adiknya
Nah, cara yang satu ini merupakan salah satu aktivitas yang paling disukai oleh si kecil untuk mengenal calon adiknya. Jadi, sewaktu janin lagi aktif menendang di dalam, Kamu bisa ajak ia untuk memegang perut Kamu dan merasakan tendangan adiknya. Setelah itu, Kamu bisa menanyakan pada si kecil, “Kira-kira adik menendang-nendang karena lagi apa, ya?” Kamu mungkin akan tertawa mendengar salah satu jawaban lucunya.

Jangan lupa untuk meminta bantuan suami atau kerabat yang lain
Selain ketiga cara tadi, Kamu juga bisa mengajaknya berkunjung ke rumah saudara yang memiliki bayi. Atau, coba tunjukkan beberapa fotonya saat baru lahir dan juga foto saat Kamu hamil si kecil. Biasanya, anak-anak seusianya senang mendengar cerita mengenai diri mereka.

Sehingga, memberikan gambaran tentang kesamaan si kecil dan calon adik bayinya nanti bisa membangun kedekatan secara batin antara kakak dan adik bayi.
SOLID BERJANGKA 

Sumber : Hellosehat


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar