Head Office PT. Solid Gold Berjangka

Jl. KH. Mansyur Kav. 126, Jakarta Pusat 10220 Telp : 021-29675088 (Hunting), Fax : 021-29675089

PT. Solid Gold Berjangka Lampung

Jl. Ahmad Yani No. 55, Tanjung Karang - Bandar Lampung 35117 Telp : 0721-255038, Fax : 0721-255027

PT. Solid Gold Berjangka Palembang

Jl. Sumpah Pemuda Blok 1 No. 7 C-E, Lorok Pakjo, Palembang 30137 Tel : 0711-363300 Fax : 0711-363613

PT. Solid Gold Berjangka Makassar

Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 108 A-B, Makassar 90124 Telp : 0411-851010, Fax : 0411-851090

PT. Solid Gold Berjangka Semarang

Gedung Menara SUARA MERDEKA Lt. 3. Jl. Pandanaran No. 30 Semarang 50134 Telp : 024-3583979, 3583980 Fax : 024-3583978

Jumat, 24 Mei 2019

SOLID BERJANGKA | Bebas Dari Puncak Tinggi

SOLID BERJANGKA - Dollar Amerika Serikat Terjun Bebas Dari Puncak Tinggi 2 Tahun


SOLID BERJANGKA JAKARTA - Dollar Amerika Serikat naik ke tertinggi dua tahun sejak bulan Mei 2017, melonjak ke 98,37 oleh permintaan safe haven yang kuat karena ketidakpastian ekonomi dan politik melanda Eropa dan Asia. Kekhawatiran atas manufaktur Jerman, dampak dari perang dagang terhadap ekonomi Asia dan kekhawatiran yang semakin mendalam terhadap Brexit dan pemilihan parlemen Eropa telah membatasi sentimen risiko.

Kemudian anjllok kembali setelah Markit melaporkan data flash PMI manufaktur dan service Amerika Serikat periode bulan Mei turun cukup signifikan dari periode sebelumnya. Dimana PMI manufaktur turun dari 52,6 ke 50,6 sedangkan PMI service turun jadi 50,9 dari bulan sebelumnya 52,3.

Dollar kehilangan kekuatan signifikan terhadap euro, anjlok ke $ 1,1189 per unit euro atau turun  lebih dari 0,3 %. Yen Jepang menguat sekitar 0,7 % dengan dollar diambil 109,60 yen setelah sempat awal sesi, satu dolar diambil 110,37 yen. Namun terhadap Poundsterling Inggris, dolar naik tipis di $1,2658   setelah sempat melemah ke level rendah $ 1,2684 di awal sesi.

Selain rilis data PMI oleh Markit, terdapat juga laporan  Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru anjlok 6,9 % ke tingkat tahunan 673.000 pada April setelah naik 8,1 % di  723.000 pada bulan Maret.

Kemudian data yang cukup menggembirakan dari  Departemen Tenaga Kerja merilis laporan yang menunjukkan klaim pengangguran awal secara tak terduga turun lebih rendah dalam pekan yang berakhir 18 Mei. Klaim pengangguran awal merosot ke 211.000 dari 212.000.

Dollar Amerika Serikat yang sempat naik ke posisi tertinggi 2 tahun, terjun bebas hingga jatuh ke posisi terendah sepekan pada akhir  perdagangan forex sesi Amerika beberapa saat lalu hari  Jumat. Lonjakan dollar Amerika Serikat sebelumnya terjadi oleh kuatnya sentimen safe haven, namun terpangkas dipicu oleh buruknya data flas PMI manufaktur dan service Amerika Serikat bulan Mei.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dollar Amerika Serikat terhadap beberapa rival mata uang utama lainnya ditutup anjlok 0,3 % ke posisi 97,86 setelah sempat naik pada posisi 98.37 dan turun ke posisi terendah di 97.82. Kini terpantau dollar Amerika Serikat retreat ke  posisi 97,83.
SOLID BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Kamis, 23 Mei 2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Fed dan Masalah Brexit

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Kuatnya Dollar Amerika Serikat Ditopang Risalah Fed dan Masalah Brexit


PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA - Poundsterling melemah  sekitar 0.33 % terhadap dollar Amerika Serikat. Data inflasi inti Inggris  yang mengecewakan dan berlanjutnya ketidakpastian tentang Brexit mendorong Poundsterling terjun ke level terendah dalam sekitar lima bulan. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Theresa May menemukan oposisi terhadap posisi kepemimpinannya karena rencana Brexit terbarunya juga tampaknya gagal.

Euro merosot sekitar 0,7 % pada $ 1,1155, terhadap loonie yang anjlok 0,2 % dari penutupan sebelumnya ke 1.3431 demikian Aussie dolar turun 0,14 % ke 0,6882.  Sebaliknya yen Jepang bernasib baik terhadap dollar Amerika Serikat dan menguat ke 110,24.

Risalah pertemuan Federal Reserve terbaru menyarankan bank sentral tidak terburu-buru untuk mengubah jalur suku bunga. Risalah menunjukkan  The Fed berharap untuk tetap bersabar bahkan jika kondisi ekonomi dan keuangan global terus membaik. The Fed meninggalkan suku bunga tidak berubah setelah pertemuan yang berakhir pada 1 Mei, mengutip ketidakpastian yang memengaruhi Amerika Serikat dan pandangan ekonomi global.

Mengakhiri perdagangan forex sesi Amerika beberapa saat lalu dollar Amerika Serikat masih tetap stabil di posisi tertinggi satu bulan setelah rilis risalah pertemuan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve. Kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi di China dan zona euro dan berlanjutnya ketidakpastian Brexit mendukung pergerakan kuat dollar.

Indeks dollar yang menunjukkan kekuatan mata uang dollar Amerika Serikat terhadap beberapa rival mata uang utama lainnya ditutup menguat 0,06 % ke posisi 98,10 setelah sempat naik pada posisi 98.12 dan turun ke posisi terendah di 97.89. Kini terpantau dollar Amerika Serikat retreat ke  posisi 98,04.
PT SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Rabu, 22 Mei 2019

PT SOLID GOLD | Saham Indonesia Bangkit

PT SOLID GOLD - Saham Indonesia Bangkit, Jokowi Menang


PT SOLID GOLD JAKARTA - Dari catatan perdagangan hari ini terlihat ada 243 saham yang bergerak naik dampak eforia kemenangan Jokowi yang juga menggerakkan pasar, 155 saham yang turun dan ada 141 saham yang stagnan dengan jumlah saham yang diperjual belikan sebanyak 13.268 miliar saham senilai Rp. 8.175 triliun.

Berita emitan hari ini datang dari PT Medco Power Indonesia yang akan menerbitkan dan menawarkan sukuk Wakalah Medco Power Indonesia II tahun 2019. Jumlah modal investasi dari penerbitan sukuk tersebut sebesar Rp. 850 miliar yang telah dicatatkan ke dalam pentitipan kolektif Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI)

Kemenangan Joko Widodo yang lebih dikenal dengan Jokowi bersama Kyai H Makruf Amin mendongkrak kekuatan Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia sampai penutupan perdagangannya sore hari ini, ditutup naik 44.25 poin atau 0.75 % ke level 5951.37. Demikian juga dengan indeks saham-saham unggulan yang tergabung didalam Indeks LQ45, ditutup naik 7.9 poin atau 0.87 % ke level 925.14.

Sementara bursa utama Asia lainnya masih dirundung kerugian, indeks Jepang, Nikkei 225,ditutup turun 29.28 poin atau 0.14 % ke level 21272.45 dan indeks utama Hongkong, Hangseng ditutup masih di zona merah, 0.47 % atau 130.37 poin menuju 27657.24.
PT SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Selasa, 21 Mei 2019

SOLID GOLD BERJANGKA | Emas Menstabilkan Pasar

SOLID GOLD BERJANGKA - Pergerakan Naik Harga Emas Bekerja Menstabilkan Pasar


SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA - Pasar saham dunia kebanyakan melemah semalam. Indeks saham Amerika Serikat mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Perang dagang Amerika - Cina terus berlangsung dengan kesepakatan diantara kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini kelihatannya tidak akan terjadi dalam jangka waktu dekat. Hal ini akan terus menyeret pasar saham dunia turun sampai terjadi keberhasilan.

Hal kunci diluar pasar adalah indeks dollar Amerika Serikat yang mendekati stabil. Sementara itu harga minyak mentah juga diperdagangkan tidak berubah dan hanya sedikit dibawah $ 63.00 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance” yang solid di $ 1,300.00 setelah melewati $ 1,280.00 dan kemudian $ 1,285.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $ 1,267.30 setelah melewati $ 1,273.30 dan kemudian $ 1,270.00.

Harga emas mendekati stabil pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Senin kemarin, dengan pergerakan naik mencoba melawan tekanan jual yang berlangsung sejak akhir minggu lalu. Faktor yang bekerja memberikan dukungan terhadap perlawanan naik metal berharga di dalam memulai minggu perdagangan yang baru adalah melemahnya indeks dollar Amerika Serikat dan turunnya harga indeks saham Amerika Serikat.

Emas berjangka bulan Juni terakhir naik $ 0.40 per ons pada $ 1,276.10. Perak Comex bulan Juli menyentuh kerendahan 5,5 bulan semalam dan terakhir naik $ 0.012 pada $ 14.40 per ons.

Harga emas kehilangan sekitar $ 35.00 pada hari Kamis dan Jumat minggu lalu, membuat kerusakan tehnikal jangka pendek. Pergerakan naik harga emas perlu menstabilkan pasar mereka pada awal minggu ini agar supaya bisa terhindar dari terjadinya penurunan harga yang solid.
SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews

Baca Juga :


Senin, 20 Mei 2019

SOLID GOLD | Dengan Eskalasi Perang Dagang

SOLID GOLD  - EUR/USD Turun Ke Kerendahan Dua Minggu Dengan Eskalasi Perang Dagang & Data Amerika Serikat Yang Kuat


SOLID GOLD JAKARTA - Faktor yang baru di dalam perang dagang adalah nilai Yuan Cina. Matauang Cina melanjutkan erosinya terhadap dollar Amerika Serikat, berakhir mendekati 7 atas USD?CNY. Presiden Donald Trump menuduh Cina memanipulasi matauangnya untuk mendukung ekspor. Sebegitu jauh, otoritas Cina membatasi diri untuk tidak menggunakan senjata ini, mempertahankannya sebagai senjata terakhir dan juga untuk mencegah larinya modal ke luar negeri untuk kepentingan mereka sendiri.

Sentimen konsumen Amerika Serikat muncul dengan bagus di 102.4 namun eskalasi di dalam ketegangan perdagangan mengatasi data ekonomi.

Secara tehnikal, penurunan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1135 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1110 dan akhirnya 1.1025. Sebaliknya kenaikan akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.1200 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.1225 dan akhirnya 1.1265.

EUR/USD bertengger diatas 1.1150, terendah di dalam dua minggu dengan media Cina melaporkan bahwa negara mereka tidak lagi dalam dengan pembicaraan dengan Amerika Serikat setelah Amerika Serikat memasukkan Huawei di dalam daftar hitam. Sementara sentimen konsumen Amerika Serikat muncul dengan bagus di 102.4.

Media pemerintah Cina melaporkan bahwa negara itu tidak lagi tertarik di dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat. Terlebih lagi, mereka menasehatkan Sekretaris Treasury Amerika Serikat Steven Mnuchin untuk tidak datang ke Beijing karena tidak akan menghasilkan apa-apa. Saham-saham turun dan dollar Amerika Serikat dan Yen Jepang yang “safe-haven” naik.

Berita itu datang pada saat Amerika Serikat mengumumkan memblacklist Huawei, raksasa telekomunikasi Cina, efektif berlaku sejak hari Jumat minggu lalu. Sementara Washington mendesak pergerakan itu tidak berhubungan dengan pembicaraan perdagangan, sukar untuk tidak menghubungkan keduanya. Perkembangan buruk terbaru ini adalah penurunan lebih lanjut setelah negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini menambahkan pajak yang baru satu terhadap yang lain.
SOLID GOLD 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Jumat, 17 Mei 2019

SOLID BERJANGKA | Emas Terkoreksi Karena Saham Amerika

SOLID BERJANGKA - Harga Emas Terkoreksi Karena Saham Amerika Serikat Rebound & Rilis Data Amerika Serikat Bagus


SOLID BERJANGKA JAKARTA - Emas melanjutkan kerugiannya dan menyentuh kerendahan harian yang baru setelah rilis data ekonomi Amerika Serikat yang kuat yang termasuk kenaikan yang solid di dalam penjualan rumah dan suatu angka yang sangat baik dari survey bisnis Fed Philadelphia. Klaim pengangguran mingguan juga turun secara solid.

Pasar saham dunia bercampur ke melemah semalam. Indeks saham Amerika Serikat mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Setelah penurunan pada hari Senin yang mendorong indeks saham Amerika Serikat ke kerendahan selama enam minggu, indeks saham Amerika Serikat sekarang telah mengalami pemulihan yang solid.

Hal yang paling kelihatan di pasar pada minggu ini adalah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah yang disebabkan karena melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia. Perang dagang Amerika Serikat-Cina yang paling bisa disalahkan untuk kekuatiran diatas.

Perdagangan Amerika Serikat-Cina terus menjadi tema di pasar dunia. Satu hari kedua belah pihak bersemangat atas kesepakatan yang sedang dibuat. Pada hari lainnya nada mereka tidak berpengharapan. Hal yang sedemikian membuat pasar menjadi sangat tidak pasti.

Hal kunci diluar dari pasar adalah menguatnya harga minyak mentah Nymex dan diperdagangkan disekitar $ 62.50 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $ 1,314.70 setelah melewati $ 1,300.00 dan kemudian $ 1,304.20.  Sebaliknya obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $ 1,267.30 setelah melewati $ 1,290.00 dan kemudian 1,282,40.

Harga emas dan perak turun secara moderat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Kamis. Rebound di dalam pasar saham Amerika Serikat pada minggu ini telah mendorong minat terhadap resiko dari para trader dan investor, yang berarti “bearish” bagi metal “safe-haven”. Selain itu, sekumpulan dari data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis menguat ikut mendorong harga emas turun dari level semalam. Menguatnya indeks dollar Amerika Serikat juga menjadi faktor yang negatif bagi pasar metal berharga.

Emas berjangka bulan Juni terakhir turun $ 6.00 per ons pada $ 1,291.80. Perak Comex bulan Juli terakhir turun $ 0.052 pada $14.76 per ons.
SOLID BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

Kamis, 16 Mei 2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Imbangi Pukulan Yen

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Dollar Amerika Nyaris Imbangi Pukulan Yen, Rival Lainnya Takluk


PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA - Terhadap rival-rival utamanya dollar Amerika Serikat berhasil melemahkannya kecuali terhadap yen Jepang yang sudah menghajarnya kuat dan berkurang kejatuhannya. Karenanya Yen diperdagangkan dalam kisaran ketat sedikit di bawah garis flat terhadap dolar setelah sempat kuat pada 109,14 dan kemudian ditutup pada  109,58 per dolar.

Aussie juga melemah terhadap dollar Amerika Serikat, turun sekitar 0,28 % pada $ 0,6925 per aussie. Tekanan pelemahan paling besar dari data ekonomi China diatas. Terhadap Pound Sterling, dollar naik hampir 0,5 % dengan satu unit sterling pada posisi $ 1,2842, kurang dari $ 1,2906 sehari sebelumnya.

Kemudian Euro turun tipis di $ 1,1202 sekalipun terdapat data peningkatan 0,4 % dalam PDB Jerman kuartal pertama dan laporan yang menunjukkan pertumbuhan PDB zona euro naik dua kali lipat pada kuartal pertama. Tekanan terhadap euro juga dibatasi oleh keputusan  Presiden Amerika Serikat Donald Trump  menunda pengenaan tarif impor mobil dari UE selama enam bulan.

Untuk data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis mengecewakan pertama datang dari laporan Departemen Perdagangan yang menunjukkan kemunduran tak terduga dalam penjualan ritel Amerika Serikat di bulan April. Penjualan ritel turun 0,2 % pada April setelah melonjak 1,7 % pada Maret.

Tidak termasuk penurunan tajam dalam penjualan mobil, penjualan ritel naik 0,1 % pada April setelah melonjak 1,3 % pada Maret, meskipun penjualan ex-otomotif diperkirakan naik 0,7 %.

Sentimen negatif juga dihasilkan sebagai reaksi terhadap laporan Federal Reserve yang menunjukkan penurunan tak terduga dalam produksi industri pada bulan April. Produksi industri turun 0,5 % pada April menyusul kenaikan 0,2 % pada Maret.

Sementara itu, laporan terpisah dari National Association of Home Builders (NAHB) menunjukkan kepercayaan pemilik rumah telah meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Mei dengan indeks naik menjadi 66 di Mei dari 63 di April.

Mengakhiri perdagangan forex sesi Amerika beberapa saat lalu posisi mata uang utama dollar Amerika Serikat menunjukkan kekuatan stabil  yang sebagian besar dipicu karena data ekonomi yang lemah dari China. Namun terjadi pergerakan fluktuatif oleh tarik menarik sentimen meredanya kekhawatiran perang dagang dengan rilis data ekonomi yang mengecewakan.

Terpantau indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dollar Amerika Serikat terhadap beberapa rival mata uang utama lainnya ditutup menguat 0,07 % ke posisi 97,58 yang sempat naik ke posisi 97,70 dan turun ke posisi 97,44, setelah dibuka pada posisi 97,56.

Mata uang Tiongkok, yuan, turun mendekati level terendahnya pada 2019, setelah data menunjukkan output industri China melambat menjadi 5,4 % y/y pada April  tahun ini setelah naik 8,5 % sebulan sebelumnya.  Kemudian pertumbuhan penjualan ritel China juga turun 7,2 % setiap tahun pada April, dari 8,7 % sebulan lalu.
PT SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews

Baca Juga :


Rabu, 15 Mei 2019

PT SOLID GOLD | Turun Sedikit Setelah Naik

PT SOLID GOLD - Harga Emas Turun Sedikit Setelah Kenaikan Yang Besar Hari Senin


PT SOLID GOLD JAKARTA - Ada kerusakan tehnikal pada indeks saham Amerika Serikat dimana mereka sempat berada pada ketinggian jangka pendek dan sekarang yang paling baik hanya bisa diperdagangkan “sideways” paling tidak untuk waktu sekarang ini. Ini adalah kabar baik bagi kenaikan pasar metal berharga, karena metal “safe-haven” ini berkompetisi dengan saham.

Hal kunci diluar pasar pada hari kemarin adalah menguatnya indeks dollar Amerika Serikat dimana kenaikan dollar Amerika Serikat sempat sedikit meredup belakangan ini. Sementara itu, harga minyak mentah naik dan diperdagangkan disekitar $ 62.00 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid  di $ 1,314.70 setelah melewati $ 1,304.20 dan kemudian $ 1,310.00. Obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $ 1,267.30 setelah melewati $ 1,296.60 dan kemudian $ 1,290.00.

Harga emas sedikit turun pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Selasa kemarin. Harga emas mengarah ke ketinggian empat minggu semalam. Metal kuning mengalami koreksi yang normal setelah kenaikan yang besar pada hari Senin, yang membuat kenaikan berada pada postur tehnikal yang jauh lebih baik.

Emas berjangka bulan Juni terakhir turun $ 2.00 per ons pada $ 1,299.80. Perak Comex bulan Juli terakhir naik $ 0.038 pada $ 14.815 per ons.

Pasar saham dunia bercampur semalam, dengan indeks Eropa kebanyakan naik dan saham Asia kebanyakan melemah. Indeks saham Amerika Serikat mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar saham dunia mencoba untuk stabil setelah kekacauan pada hari Senin akibat kegagalan pembicaraan perdagangan Amerika Serikat dan pengenaan tarif baru oleh Amerika Serikat dan Cina berbalasan satu terhadap yang lain.
PT SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :