Jumat, 01 November 2019

SOLID BERJANGKA | Penyebab Razor Burn

SOLID BERJANGKA - Penyebab razor burn ketika mencukur bulu vagina


SOLID BERJANGKA JAKARTA - Bagi sebagian besar orang, mencukur rambut di sekitar vagina adalah hal yang wajib untuk menjaga kebersihan area tersebut. Akan tetapi, tidak jarang muncul reaksi iritasi kulit akibat mencukur bulu vagina—razor burn—yang mengganggu. Untuk itu, simak tips mencegah iritasi kulit akibat mencukur bulu vagina (razor burn).

Sebelum mengetahui bagaimana cara mencegah razor burn ketika mencukur bulu vagina, ketahui dahulu apa yang menjadi penyebab kondisi ini terjadi.

Seperti yang dilansir dari Sutter Health, mencukur rambut di daerah pubik, memang merupakan pilihan masing-masing setiap orang. Mereka bebas mau melakukannya atau tidak.

Jika memutuskan untuk mencukur rambut kemaluan, besar kemungkinan Anda akan berisiko mengalami iritasi kulit akibat mencukur atau razor burn. Hal ini terjadi karena kulit pada sekitar daerah kemaluan cenderung lebih sensitif.

Terdapat beberapa penyebab Anda mengalami iritasi kulit akibat mencukur rambut vagina, antara lain:

  • Menggunakan pisau atau alat cukur yang tumpul dan sudah berkarat. Hal ini terjadi karena orang cenderung harus menekan pisau ketika terlalu tumpul dan berkali-kali melewati area yang sama. 
  • Mencukur rambut ke arah yang berlawanan akan mendorong kembali akar rambut, sehingga lapisan kulit tergores dan menyebabkan ruam. 
  • Tidak membersihkan area yang akan dicukur membuat bakteri dan kuman yang ada berisiko menginfeksi kulit. 

Dengan berusaha mencegah razor burn karena mencukur rambut vagina, Anda dapat terhindar dari berbagai komplikasi yang timbul akibat iritasi kulit, seperti:

Kulit terlalu kering
Infeksi pada kulit
Eksim
Membuat kulit lebih sensitif
SOLID BERJANGKA 

Sumber : Hellosehat


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar